laman

Rabu, 05 Oktober 2011

Oleh-oleh Khas Lampung

Sebelum balik lagi ke Bandung, saya menyempatkan diri membeli oleh-oleh (buah tangan) dari Lampung. Sebenarnya, banyak sekali makanan khas Lampung yang bisa dibeli. Hanya saja, dalam kesempatan ini saya hanya membeli beberapa macam saja. Oleh-oleh yang saya beli kali ini adalah keripik pisang, keripik nangka, dan kacang “medan”. Baiklah, saya akan membahas makanan tersebut satu-persatu.
suseno.jpg
Keripik pisang yang paling terkenal di Lampung adalah Keripik Pisang Suseno. Saya tidak tahu mengapa keripik pisang Suseno sangat terkenal. Saat saya hijrah ke Bandar Lampung tahun 1996, keripik pisang ini sudah terkenal. Tentu saja, kalau membeli keripik pisang, saya tidak mau membeli keripik pisang merek lain selain Suseno. Selain sudah terkenal, kemasannya sungguh cantik. Bagian
luar dikemas dengan kotak, sedangkan bagian dalam dikemas dengan plastik. Dengan kemasan ini, keripik ini terjamin kebersihannya. Ada 3 macam rasa yang tersedia, yaitu rasa manis, rasa keju, dan rasa cokelat. Ketiga macam rasa sama-sama renyah dan sangat enak di lidah. Keripik pisang Suseno juga tersedia dalam berbagai ukuran, ada yang berukurang 250 gram, 500 gram, bahkan 1 kilogram. Anda tinggal memilih sesuai kebutuhan.
keripik-pisang.jpg
Kalau keripik nangka dan kacang “medan”, merupakan oleh-oleh baru khas Lampung. Saya hanya sekadar coba-coba saja. Tentu saja, keripik nangka dan kacang “medan” juga tersedia di daerah lain. Saat mencoba keripik nangka, rasanya sungguh manis. Bentuknya seperti nangka yang dikeringkan. Untuk kacang “medan”, rasanya standar saja. Sama seperti kacang-kacang “medan” yang pernah saya makan.
keripik-nangka.jpg
Untuk masalah harga, oleh-oleh khas Lampung ini cukup terjangkau. Keripik pisang Suseno berukuran 500 gram (cokelat/keju) berharga 27 ribu rupiah. Saya tidak tahu harga keripik pisang yang berukuran 1 kilogram. Untuk keripik pisang rasa manis, harganya akan lebih murah. Harga keripik nangka berukuran 150 gram adalah 11 ribu rupiah. Dan harga kacang “medan” ukuran kecil adalah 3.500 rupiah saja.
Karena Lampung masih di dalam wilayah NKRI, tentu masih ada proses contoh-mencontoh (plagiat) dalam bisnis. Tidak hanya bisnis di bidang IT, dalam bisnis makanan pun ini terjadi. Ada keripik pisang bermerek Suasono. Keripik pisang tersebut adalah salah satu kompetitor keripik pisang Suseno. Bentuk dan kemasan hampir sama, hanya rasa yang membuat berbeda. Rasa tidak pernah bohong. :P Terserah anda mau memilih yang mana. Itu saja review oleh-oleh yang saya bawa kali ini. Semoga bermanfaat. Ada yang mau memesan? :D 

SUMBER : http://kebebasan.wordpress.com/2007/10/19/oleh-oleh-khas-lampung/

1 komentar: